Kamis, 17 November 2016

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA KLIEN Ny “I” DENGAN MASALAH KASUS: STOKE DI KEC.CENRANA DESA WATANTA

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
PADA KLIEN Ny “I” DENGAN MASALAH KASUS:
STOKE
DI KEC.CENRANA DESA WATANTA
 









DISUSUN OLEH :

*  SARMILAWATI       
*  ANDI EMMI SATTI 
*  HASTUTI LETARI   


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES)
PUANGRIMAGGALATUNG BONE
2014



PADA KELUARGA Ny“I” DENGAN TROKE
DI KEC.CENRANA DESA WATANTA

       I.            PENGKAJIAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA MENURUT FRIEDMAN
Pengkajian dilakukan mulai hari sabtu, tanggal 11 desember 2014 sampai senin tanggal 18 desember 2014 di rumah keluarga Ny“I”
A.    DATA UMUM
1.      Nama KK        : Ny”I”
2.      Umur               : 56thn
3.      Pendidikan      : SD
4.      Pekerjaan         : IRT
5.      Alamat                        : Desa Watanta, Kec. Cenrana
6.      Daftar anggota keluarga  
no
nama
Hubungan dengan KK
Umur
L/
P
Status perkawinan
pendidikan
Pekerjaan
Status imuniasi
1.
2.
3.
4.
5.
Tn”D”
Ny”I”
An”F”
An”R”
Ny”N”
Suami
Istri
Cucu
Cucu
Orang tua
51
56
!4
11
84
L
P
L
P
P
K
K
BK
BK
K
SD
SD
SD
SD
SD
Petani
IRT
-
-
-
-
-
-
-
-




Genogram 5 generasi
 














Keterangan :
                        : Laki-laki
                        : Perempuan
                        : meninggal
                        : garis keturunan
                        : garis serumah
                        : klien
            ?          : tidak di ketahui
G1 : Nenek dan kakek dari ibu dan bapak sudah meninggal
G2 : Bapak klien anak pertama dari tiga beraudara dan telah meninggal, penyebab    karena faktor usia, ibu klien anak pertama dari empat bersaudara
G3 : klien adalah anak ke lima dari lima bersaudara dan telah menikah
G4 : adalah anak klien berjumlah 3 orang, anak pertama dan kedua telah meninggal karena sakit.
G5 : adah cucu klien berjumlah 2 orang



7.      Tipe keluarga : Extended Family (1, 2, 3 geneasi bersama dalam satu rumah tangga)
8.      Budaya
a.       Suku bangsa : Bugis
b.      Bahasa yang digunakan : bahasa yang di gunaka sehari-hari adalah bahasa Bugis Bone
9.      Kegiatan rutin keagamaan dirumah
Ny“I” mengatakan “kami semua beragama Islam, tp selama sakit ssaya jarang melaksanakan sholat lima waktu secara rutin, suami klien jarang melakanakan ibadah, cucukklien mengikuti aktivitas pengajian di mesjid”.
10.  Status soial ekonomi keluarga
a.       pekerjaan anggota keluarga
“klien mengatakan tidak bekerja dan cucunya masih sekolah, sedangkan suaminya bekerja sebagai petani dan penghasilannyapun tergantung dari hasil pertanian.”
b.      penghasilan anggota keluarga
penghasilan tidah menentu.
c.       pemenuhan kebutuhan sehari-hari
pemenuhan kebutuhan klien hanya cukup untuk makan sehari-hari,
d.      Tabungan/Asuransi
Klien tidak memiliki tabungan apapun.
11.  Kebutuhan rekreasi
a.       Rekreasi yang digunakan di dalam rumah
Klien dan keluarganya hanya bia menonton tv di rumah dan klien sudah tidak bisa kemana-mana karena sakit
b.      Rekreasi yang digunakan di luar rumah
Klien tidak pernah rekreasi bersama, dan tidak pernah kemana-mana.
B.     Riwayat dan tahap perkembangan keluarga
1.      Tahap perkembangan keluarga
Keluarga Ny“I” sekarang pada tahap pada tahap perkembangan keluarga usia lanjut usia. Tugas perkembangan yang seharusnya dilalui oleh keluarga yang sebenarnya adalah mempertahankan suasana rumah yag menyenangkan, adaptasi perubahan kehilangan pasangan, teman, kekuatan fisik dan pendapatan,mempertahankan keakraban suami istri dan saling merawat, mempertahankan hubungan degan anak dan sosial mayarakat dan melakukan “life review”
Ny“I” tidak melewati tahap perkembangan secara sempurna karena mengalami stoke sejak 2 bulan yang lalu dan mengalami kelumpuhan pada bagian tangan kanan dan kaki kanannya juga usa di gerakkan klien terlihat pincang saat berjalan.
2.      Tugas tahapan perkembangan yang belum terpenuhi
Selama klien sakit tugas-tugas dan tanggung jawab klien di bantu oleh suami klien.
3.      Riwayat keluarga inti
Klien mengatakan asli orang cenrana begitupun dengan suaminya.
4.      Riwayat keluarga sebelumnya
a.       Riwayat hebungan keluarga
Klien tinggal berama dengan suami,ibu dan cucu klien klien mengatakan sering di besuk oleh anaknya.
b.      Konflik antar pasangan
Klien mengatakan tida ada konflik dalam rumah tangganya.

C.     Lingkungan
1.      Karakteristik rumah
a.       Status rumah
Status rumah merupakan rumah dengan status hak milik atas nama Tn“D”
b.      Perincian denah rumah
Jenis bangunan tidak permanent (rumah panggung) dengan ukuran
DENAH RUMAH
DAPUR
                                                                                                      U
 



                                                                                          B                      T
Ruangan
tamu
 


                                                                                                       S





c.       Keadaan rumah
Kondisi rumah kurang bersih, rumah tidak tertata dengan baik.
d.      Kebiasaan keluarga dalam perawatan rumah
Selama sakit klien biasanya dibantu oleh cucu atau suami klien untuk menyapu dan memberihkan rumah
e.       Sistem pembuangan sampah
Sampah di sapu dan kumpulkan kemudian di bakar
f.       Sistem drainage air
Keluarga Ny”I” memiliki selokan untuk pembungan limbah dan selokan terebut bermuara kesungai.

g.      Penggunaan jamban
Keluarga Ny”I” tidak memiliki kloset, dan kebiasaan keluarga Ny”I” jamban di hutan-hutan belakang rumahnya.
h.      Kondisi air
Keluarga Ny”I” memiliki sumur sendiri, kondisi air terkadang keruh saat musim hujan.
i.        Pengetahuan keluarga mengenai masalah kesehatan yang berkaitan dengan lingkungan
Keluarga Ny”I” tidak memiliki pengetahuan tapapun tentang lingkungan dan penyakitnya.
2.      Karakteristik tetangga dan komunitas
a.       Adat dan istiadat komunitas sekitar
Tetangga klien rajin membantu klien saat klien butuh dan saling tolong-menolong.
b.      Pola pergaulan keluarga
Menurut klien keluarganya dan tetangganya baik-baik saja, tapi emenjak sakit klien jarang bergaul.
c.       Persepsi keluarga terhadap komunitas
Klien meraa nyaman dengan tetangga-tengganya dan saling membantu satu ama lainnya.
d.      Pengetahuan keluargai mengenai masalah kesehatan yang berkaitan dengan komunitas
Klien mengatakan tidak tahu banyak tentang penyakit, tapi biasanya banyak yang deman dan flu saat musim hujan.
3.      Mobilita geografis keluarga
a.       Alat transportasi daerah
Alat tranportai berupa angkutan umum ada saat tertentu misalnya hari pasar.
b.      Alat transportasi yang biasa digunakan oleh keluarga
Keluarga Ny”I”memiliki satu sepeda motor untuk transportasi.
4.      Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
a.       Peran serta keluarga dalam perkumpulan di masyarakat
Keluarga Ny”I”tidak aktif dalam organiasi apapun klien mengatakan dia hanya warga biasa-biasa.
b.      Presepi keluarga mengenai perkumpulan di masyarakat
Mereka saling bekerja sama dan biasa bercanda bersama.
D.    Truktur keluarga
1.      Pola komunikasi keluarga
Kami selalu menyarankan untuk menyeleaikan masalah bersama-sama. tn”D” menerangkan.
2.      Struktue kekuatan keluarga
Ny”I” menjelaskan bahwa setiap permaalahan di bicarakan kepada Tn”D”.
3.      Struktur peran
Tn”D” sebagai kepala rumah tangga dan menafkahi keluarganya.
4.      Nilai dan norma budaya
Tn’D” mengatakan sering menolong dan bergotong royong tiap ada kegiatan di kampungnya, dan saling menghargai antar tetangga.
E.     Fungsi keluarga
1.      Fungsi efektif
Keluarga Ny”I” dan keluarganya saling menyayangi.

2.      Fungsi sosial
Keluarga Ny”I” saling menyayangi dan Keluarga Ny”I” tingal berama orang tua, suami dan cucunya
3.      Fungsi reproduksi
Keluarga Ny”I” mengatakan sudah tidak menstruasi lagi
4.      Fungsi sosialisasi
Keluarga Ny”I”mengatakan sekarang sudah jarang berkumpul dan berkomunikasi dengan tetangganya karena sakit, kecuali tetangganya datang untuk menjenguknya.
5.      Fungsi perawatan keehatan
a.       Kemampuan keluarga mengenal masalah keehatan
Keluarga Ny”I”mengalami stroke dan tangan kanannya tidak bisa di gerakkan kakinya juga sudah tidak berfungi dengan baik dan pincang saat berjalan, Keluarga Ny”I” tau bahwa ia harus di terapi tapi dia tidak mau karena merasa putu asa, dan hanya berobat di kampung saja.
b.      Kemampuan keluarga mengambil keputusan mengenai tindakankeperawatan
Keluarga Ny”I” saling membantu untuk pengobatan ny”I”
c.       Kemampuan anggota keluarga merawat anggota keluarga yang sakit
Keluarga Ny”I” membantu klien saat membutuhkan apapun dan sekarang klien hanya dibantu oleh suaminya.
d.      Kemampuan keluarga memodifikasi lingkungan rumah yang sehat
Keluarga Ny”I” tidak tau apa-apa tentang lingkungannya dan tempat BAB hanya di hutan di belakang rumahnya.
e.       Kemampuan memanfaatkan fasilitas kesehatan
Klien hanya berobat di kampungnya yang mengandalkan bidan di kampungnya dan obat tradisional.
6.      Fungi ekonomi
Ny”I” mengatakan uang suaminya hanya untuk kebutuhan makan dan kebutuhan sehari-hari.
F.      Stress dan koping individu
1.      Stressor jangka pendek
Klien mengatakan puing karena perubahan keehatannya dan memikirkan cucu dan ibunya yang haru di urus.
2.      Kemampuan keluarga berepon terhadap stressor
Klien selalu berdoa agar secepatnya kembali sehat.
3.      Strategi koping yang digunakan
Jika ada masalah klien dan keluarga selalu berunding menyelesaikan masalah da pasrah kepada Tuhan.
4.      Harapan keluarga pada perawat
Keluarga Ny”I” mengharapkan agar mendapat informasi tentang penyakit yang di hadapinya.
5.      Presepsi keluarga terhadap perawat
Keluarga Ny”I” menganggap perawat adalah seseorang yang mampu membantu jika ada masalah keehatan yang muncul.
6.      Harapan keluarga terhadap perawat berhubungan dengan masalah yang dihadapi
Keluarga Ny”I” ingin mendapat banyak informasi tentang keehatan agar bisa menjaga keehatan keluarganya.
G.    Hasil pemerikaan fisik
No
pemeriksaan
Ny. I
Tn.D
1
Kepala,Rambut
Mata
Hidung

Telinga


Mulut



Leher




Dada
Bentuk
Paru
Inspeksi
Auskultasi
perkusi
palpasi

jantung




Abdomen
Bentuk
inspeksi
auskultasi

perkusi
palpasi

ekstermitas atas dan bawah






Tanda-tanda vital
TD                       
Suhu badan
Nadi
Pernapasan
Tinggi badan
Berat badan
Beruban,rontok
Tidak anemis
Simetris,tidak ada polip
Aurikula simetris,tidak terdapat penumpukan serumen
Gigi sudah ada yang tanggal,mulut kotor,tidak ada lesi
Tidak terdapat pembesaran kelenjar tiroid,tidak ada kesulitan menelan
Simetris


Gerakan dada ritmis
Wheezing terdengar
Redub
Fremitus positif

Tidak tampak ictus cordis suara S1-S2 terdengar normal,sonor

Datar
Gerakan nafas ritmis
Peristaltik terdengar 10-20 kali/menit
Redub
Tidak teraba hepar dan tidak ada nyeri tekan
Mengalami keterbatasan pergerakan pada tangan kanan dan kaki kanan,kekuatan tonus otot 1,tidak ada edema


140/90 mmHg
36,5 C
80 kali/menit
20kali/menit
I50 cm
55 kg
Beruban,tdk rontok
Tidak anemis
Simetris,tdk ada polip

Aurikula bersih,tidak terdapat penumpukan serumen
Gigi sudah ada yang tanggal,mulut kotor,tidak ada lesi

Tidak terdapat pembesaran kelenjar tiroid,tidak ada kesulitan menelan

Simetris


Gerakan dada ritmis
Suara dasar vesikuler
Sonor
Suara dasar vesikuler

Tidak tampak ictus cordis suara S1-S2 terdengar normal,sonor


Datar
Gerakan nafas ritmis
Peristaltik terdengar 8-15kali/menit
Redub
Tidak teraba hepar dan tidak ada nteri tekan

ROM maksimal kekuatan sama.
ROM maksimal,tidak ada edema kekuatan sama dan tidak ada kelemahan anggata gerak



120/80 mmHg
36,5 C
80kali/menit
20kali/menit
155 cm
60 kg

    II.            ANALISA DATA
Analisa Data
Data
Problem
Etiologi
1. DS
-Ny.I mengatakan dia tidak bisa beraktivitas apa-apa,ia mau beraktivitas bila ada yang memapah
DO
-Ny.I hanya tiduran di tempat tidur atau duduk di kursi
Gangguan mobilitas fisik pada Ny.I
Ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang menderita strok
2. DS
-Tn.D mengatakan sering membawa Ny.I berobat di dokter praktek
DO
-Keluarga tidak pernah melatih klien untuk mobilisasi
Pemeliharaan kesehatan tidak efektif
Ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang menderita strok
3. DS
-Ny.I mengatakan pernah jatuh
DO
-Lantai kamar mandi  licin
-Penerangan kurang

Resiko cedera pada Ny.I
Ketidakmampuan keluarga memodifikasi lingkungan
Diagnosa Keperawatan
1.      Gangguan mobilitas fisik pada keluarga Tn.D khususnya Ny.I b/d ketidak mampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan strok.
2.      Pemeliharaan kesehatan tidak efektif b/d ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan strok.
3.      Resiko cedera pada keluarga Tn.D khususnya Ny.I b/d ketidakmampuan keluarga memodifikasi lingkungan.

Skoring
1.      Diagnosis keperawatan : gangguan mobilitas fisik pada keluarga Tn.D khususnya Ny.I b/d ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan strok
Kriteria
Skor
Total
Pembenaran
1.Sifat masalah:
Tidak sehat
3/3dx1
1
Masalah adalah aktual karena sudah terjadi
2.kemungkinan masalah dapat diubah: sebagian
1/2x2
1
Tingkat pengetahuan keluarga yang kurang,tapi keluarga sudah berusaha untuk mengobati
3.kemungkinan masalah dapat dicegah : rendah
1/3x1
1/3
Masalah sudah berjalan lama, dan sudah terjadi gangguan pada Ny.I
4.menonjolnya masalah : masalah tidak dirasakan
0/2x1
0
Masalah gangguan mobilisasi fisik tidak dirasakan oleh keluarga karena sudah berjalan lama
Jumlah

21/3


2.      Diagnosis keperawatan : pemeliharaan kesehatan tidak efektif b/d ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan strok
Kriteria
Skor
Total
Pembenaran
1.sifat masalah:tidak sehat
3/3x1
1
Masalah pemeliharaan kesehatan tidak efektif adalah aktual
2.kemungkinan masalah dapat diubah:sebagian
1/2x2
1
Karena pengetahuan keluarga tentang pemeliharaan kesehatan kurang
3.kemungkinan masalah dapat diubah:cukup
2/3x1
2/3
Penyakit sudah berjalan lama,sudah mengalami gangguan gerak
4.menonjolnya masalah:tidak perluh segera ditangani
1/2x1
1/2
Keluarga menganggap sakitnya Ny.I merupakan masalah
Jumlah

31/6


3.      Diagnosis keperawatan : resiko cedera pada keluarga Tn.D khususnya Ny.I b/d ketidakmampuan keluarga memodifikasi lingkungan
Kriteria
Skor
Total
Pembenaran
1.sifat masalah:ancaman kesehatan tidak sehat
2/3x1
2/3
Masalah belum terjadi tetapi ada riwayat pernah jatuh, sehingga diperlukan upaya pencegahan supaya tidak terjadi crdera
2.Kemungkinan masalah dapat diubah:sebagian
1/2x2
1
Masalah tidak terlalu mudah diubah karena dana dan keluarga untuk mengatasi masalah
3.Kemungkinan masalah dapat dicegah:cukup
2/3x1
2/3
Dalam masalah ini keluarga telah melakukan sebagian upaya pencegahan cedera
4.menonjolnya masalah:masalah berat harus segera ditangani
1/2x1
½
Ny. I pernah jatuh dan menimbulkan trauma
Jumlah

25/6




Rencana Keperawatan
No DP
Tujuan
Kriteria
Standar
Intervensi
1
Setelah dilakukan tindakan keperawatan tentang penyakit stroke  terhadap Ny.I dapat memahami tentang penyakitnya
Verbal

Keluarga Tn.D dapat memahami keluhan yang dialami oleh Ny.I
Kaji pengetahuan keluarga tentang penyebab stroke
2
Setelah dilakukan penyuluhan pada akhir munggu ke 2 keluarga klien mampu mengupayakan meminimalkan gerakan yang dapat membahayakan klien
Verbal













Psikomotor
Keluarga klien memahami tentang penyakit yang dialami oleh klien








Keluarga mampu memodifikasi lingkungan dan peralatan rumah tangga yang memudahkan klien untuk di jangkau
1.      Jelaskan pada keluarga bahwa Ny.I membutuhkan perhatian yang seajarnya
2.      Berikan pendidikan kesehatan tentang penyakit stroke

1.      Jelaskan kepada keluarga tentang cara mengatur ingkungan : kamar tidur, alat makan dan minum
2.      Berikan pujian setiap keberhasilan keluarga.
3
Setelah dilakukan tindakan keperawatan,keluarga mampu menyediakan dukungan yang cukup terhadap Ny.I
VERBAL
-Keluarga mampu memahami kondisi Ny.I yang memerlukan bantuan anggota keluarga lain
-keluarga tidak meninggalkan Ny.I dalam waktu lama
-jelaskan pada keluarga bahwa Ny.I memerlukan bantuan anggota keluarga lain
-meminta kepada Tn.D agar mempunyai alamat atau no telefon yang biasa dihubungi sewaktu Ny.I ingin pergi berobat 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar